Di era modern seperti sekarang ini, berbagai teknologi ditawarkan untuk mendapatkan berbagai kemudahan. Salah satunya adalah e-banking. E-Banking menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi dan pembayaran. Karenanya, kemudian hal ini dimanfaatkan oleh Pesantren Maslakul Huda (PMH) Kajen Margoyoso Pati untuk mempermudah pembayaran-pembayaran yang ada di Pesantren.

Dengan menggandeng BRI Syari’ah (BRIS), Pesantren Maslakul Huda (PMH) berharap dapat membantu wali santri – terutama yang rumahnya jauh dari PMH – untuk melakukan pembayaran yang ada di PMH dengan lebih mudah tanpa harus datang ke Pesantren.

Hanya dengan datang ke teller BRI Syariah kemudian mengatakan “Mas/Mbak kami ingin membayar biaya pendidikan Pesantren Maslakul Huda Pati” sambil menunjukkan nomor induk santri ke teller, wali santri dapat dengan mudah membayar tagihan yang diberikan oleh PMH setiap bulannya (9 Bulan).

Tagihan yang dimaksud bukan hanya sebatas pembayaran khoirot dan kos makan di PMH saja, namun juga termasuk pembayaran Syahriyah di sekolah (Perguruan Islam Mathali’ul Falah).

Sistem pembayaran ini telah dirilis di Pesantren Maslakul Huda pada 5 Juli 2017 lalu. Bersamaan dengan itu, PMH mengadakan acara Silaturrahim Pengasuh dengan Wali santri Pesantren Maslakul Huda di Halaman Gedung Ma’had Aly Pesantren Maslakul Huda. Acara tersebut diikuti oleh setidaknya 600 wali santri yang terdiri dari wali santri Pesantren Maslakul Huda Putra, Pesantren Putri Al-Badi’iyah, Pesantren Maslakul Huda Li Al-Mubtadi’in, Pesantren Maslakul Huda Li Al-Mubtadi’at dan Ma’had Aly Pesantren Maslakul Huda Fi Ushul Al-Fiqh. Dan hadir pula pimpinan cabang pembantu BRI Syariah Pati Rachman Suwondo, yang menjelaskan sistem kerja pembayaran melalui layanan e-Banking.

Bagi wali santri yang belum memiliki rekening BRI Syariah, wali santri dapat membayarnya melalui ATM Bank lain yang terdaftar dalam ATM Bersama. Adapun caranya secara lengkap dapat dilihat pada buku Panduan Wali Santri yang telah diberikan pada saat acara tersebut. Dan untuk wali santri yang belum mendapatkan buku panduan, diharapkan dapat segera menghubungi bagian administrasi pesantren.

Pimpinan Cabang Pembantu BRI Syariah Pati mengungkapkan bahwa ini mungkin sedikit perlu waktu untuk pembelajaran, tapi kalau sekali sudah dilakukan maka insya’ Allah seterusnya mudah.

Selain itu, Rachman Suwondo juga menghimbau kepada wali santri untuk tetap menyimpan struk atau tanda bukti pembayaran yang telah dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah bilamana terjadi kesalahan.