Siklus haid merupakan sesuatu yang pelik, tidak hanya bagi perempuan, akan tetapi juga para laki-laki. Karena sebagai seorang suami dan seorang ayah, maka meraka perlu mengerti  hal-hal yg berkaitan dengan haid, seperti kriteria darah haid, siklusnya maupun implikasi hukum yang berkaitan dengan perempuan yang sedang haid.

Secara definitif, haid (menstruasi) menurut pengertian medis adalah darah yang keluar ketika ovarium tidak dibuahi sehingga mengakibatkan indung telur berubah menjadi darah kotor. Darah kotor dalam konteks ini adalah darah yang berupa campuran sel sel darah mati, berasal dari indung telur yang tidak dibuahi. Hal ini pula yang menyebabkan kenapa wanita yang sedang haid tidak boleh disetubuhi adalah karena kondisi rahim yang tidak benar-benar sehat dan dapat membahayakan kesehatan reproduksi.

Haid menurut istilah fikih adalah darah yang keluar melalui lubang rahim perempuan yang sudah mencapai usia minimal 9 tahun kurang 16 hari lebih sedikit (8 tahun lebih 11 bulan 14 hari) dalam hitungan tahun Hijriyah. Batas minimal haid adalah satu hari satu malam. Batas maksimalnya adalah lima belas hari lima belas malam. Dan rata-rata perempuan mengalami haid adalah tujuh hari. Sedangkan batas minimal waktu suci adalah lima belas hari. Dan tidak terbatas masa sucinya. Maka, jika darah keluar pada waktu-waktu diluar siklus haid, dinamakan darah istihadloh.

Macam-macam warna darah yang keluar dari alat reproduksi perempuan adalah: hitam, merah, merah kekuning-kuningan, kuning, keruh. Kemudian sifatnya adalah: kental, berbau anyir, cair, tidak berbau.

Yang ingin ditekankan Ning Tutik dalam menghitung siklus haid adalah; bahwa warna, sifat, kuat dan lemahnya haid tidak menjadi acuan untuk menentukan darah tersebut adalah haid atau bukan, selama ia tidak mengalami istohadloh.

Contoh; si A keluar darah 5 hari, kemudian berhenti selama 3 hari, lalu keluar lagi selama 6 hari. Maka, semuanya dihukumi haid.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Keluar darah berhenti Keluar darah            
HAID            
21 22 23 24 25 26 27 28 29 30  
                     
                     

 

Disampaikan oleh Hj. Tutik Nurul Janah di Ma’had Aly Maslakul Huda pada Rabu, 01 Mei 2017.

 

Sumber: www.mahally.ac.id/2017/05/28/perhitungan-siklus-haid-bersama-ning-tutik-nurul-janah/